Literasi Berbelanja Ternyata Juga Perlu

Rabu, 19 Juli 2017

Literasi Berbelanja Ternyata Juga Perlu


Assalamu'alaikum Jannati.

Mungkin sudah terlalu terlambat untuk menyapa semuanya ya. Terlebih untuk mengucapkan mohon maaf lahir batin di hari yang fitri kemarin. Tapi bagi Jannati yang menyimak akun media sosial kami, pasti sudah tahu kan ucapan dari kami? :) 

http://assets-a1.kompasiana.com/items/album/2017/06/23/saling-memaafkan-jpg-594c954feec6ec4c881be433.jpg?t=o&v=800
via kompasiana.com
Soal maaf memaafkan memang tidak terikat hanya oleh waktu semata.

Kali ini, The Jannah Institute (TJI) akan berbagi tentang fenomena pasca Ramadhan dan lebaran yang baru saja berlalu. Terutama menyangkut soal budget untuk berbelanja kebutuhan harian yang tentu tetap dibutuhkan selama hidup masih di kandung badan :)

Menyoal tentang literasi dalam berbelanja, dulu TJI sempat ingat saat mendapatkan brosur tentang cara berbelanja yang smart di Perpustakaan Nasional Singapura. Keren sangat. Artinya literasi disana sudah sangat meluas dan masuk pad atahapan 3.0. Artinya, literasi sudah dipahami lebih luas daripada hanya menyoal persoalan membaca dan menulis secara teks saja. 

Dalam berbelanja, ternyata persolan literasi juga tetap diperlukan.Apalagi dengan banyaknya penipuan online atau olshop yang tidak trusted. Selain soal teknis semacam itu, ternyata berbelanja juga memerlukan a smartest way supaya kita bisa mendapatkan hasil terbaik.

Hasil terbaik bukan saja tentang barang yang kita dapatkan sesuai dengan kebutuhan yang sedang kita cari, tapi juga tentang cara pelaksanaan dan dampak dari aktivitas belanja tersebut. 

Dari hasil searching secara maya, saya menukan salah satu cara berbelanja online yang smart. Karena selain aman, terpercaya, juga memberikan teknis pelaksanaan belanja yang mudah. Dan yang terpenting, menguntungkan. 

Perkenalkan, partner baru TJI dalam berbelanja online, Shopback.








Shopback bukanlah e-commerce layaknya seperti yang sudah kita kenal. Tapi merupakan suatu start up berbelanja yang menjadi media antara kita dengan e-commerce favorit kita yang jumlahnya buanyak itu. Bahkan, juga ada berbagai pilihan toko online dariluar negeri! 

Uniknya, setiap kita berbelanja seperti biasa, kita akan mendapatkan cashback dari belanja kita, yang kemudian bisa diakumulasi dan bisa ditarik sewaktu-waktu untuk kemudian dicairkan ke rekening pribadi kita. Itu artinya, kita tidak saja mengeluarkan uang belanja, tapi mendaptkannya kembali.

Penasaran seperti apa caranya ?

Ikuti petunjuk berikut ini :




Jadi, mulai dari sekarang, kita bisa mengalihkan kebutuhan belanja harian ke Shopback, sehingga memungkinkan menabung cashback yang bisa digunakan lagi untuk membeli keperluan lain atau ditabung :)

Cara pencairannya cukup mudah kok. Setelah berbelanja, cek cashback kita yang akan masuk setelah 48 jam dan akan muncul status TERTUNDA. Setelah itu, status akan berubah menjadi BISA DIKLAIM sekitar 30-60 hari untuk memastikan tidak ada pengembalian atau penukaran barang. 

Setelah itu, status akan berganti menjadi MINTA PEMBAYARAN asalkan sudah memenuhi saldo minimu untuk ditarik, yaitu Rp. 50.000.  Kalau ada bonus-bonus tambahan, seperti dari program-program berikut, bisa juga ikut ditarik :)




Kurang lengkap informasi mengenai Shopback, dapatkan info terkini di official media sosial dan web nya ya. Bisa juga download aplikasinya di smartphone kita. Selamat merayakan literasi berbelanja!

Facebook : ShopBackIndonesia 
Instagram : @shopbackid
Twitter : @shopbackid
Google + : +ShopbackId


-Wassalam, TJI-

 
 

0 komentar :

Posting Komentar